Istilah tasawuf memang bukan istilah baru dalam kekayaan khazanah Islam. Banyak orang yang penasaran mengenai tasawuf dan tertarik untuk mencari tahu lebih dalam. Namun, sebagaimana ilmu lainnya, mempelajari tasawuf juga memerlukan kesabaran. Bagi yang baru mengenal tasawuf, Anda bisa membaca artikel ini untuk mendapatkan gambaran sekilas tentang tasawuf.

Apa Itu Tasawuf?

Saat pertama kali mengenal tasawuf, pertanyaan umum yang muncul adalah “Apa itu tasawuf?” Definisi mengenai tasawuf ini sebenarnya cukup panjang dan beragam. Bahkan jawaban yang didapat bisa berbeda jika menanyakan kepada orang yang berbeda pula.

Namun, salah satu sufi terdahulu memberikan jawaban yang menarik untuk menjawab pertanyaan ini. Abu Muhammad Al-Iurari mengatakan bahwa tasawuf adalah meneladani akhlak Nabi SAW. dan menyingkirkan segala sifat yang hina.

Sedangkan Samnun berkata bahwa tasawuf berarti tidak memiliki apapun dan tidak dimiliki oleh apapun. Ruwaim mengatakan bahwa tasawuf artinya pasrah kepada Allah SWT dan menghadapi apapun yang Allah inginkan. Dan Al-Junaid mengatakan bahwa tasawuf berarti selalu bersama Allah dan terbebas dari ikatan-ikatan lainnya.

Landasan Tasawuf Dalam Agama

Pada abad pertengahan, tasawuf sendiri sebenarnya sudah ada. Hanya saja, saat itu tidak dikenal dengan istilah tasawuf. Landasan tasawuf sendiri berangkat dari tingkat keutamaan beribadah yaitu ihsan. Dimana seorang hamba mampu beribadah dan menyembah Allah seakan-akan ia melihat-Nya, dan jika tidak mampu melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah melihat setiap hamba-Nya.

Selain itu, landasan tasawuf juga berangkat dari ketekunan yang dilakukan oleh seorang hamba dalam menjalankan ibadah. Bukan hanya sekedar ibadah, tapi juga disertai dengan pengabdian total kepada Allah dan membatasi diri bahkan berpaling dari kemewahan serta perhiasan dunia.

Hikmah Yang Didapat Seorang Hamba Dari Tasawuf

Menjalani tasawuf bukanlah hal yang mudah. Karena itu, hasil yang didapat oleh seorang hamba saat melakukan tasawuf tentu saja tidak murah. Seorang hamba yang bertasawuf akan mampu mencapai ilmu ladunni yang dilimpahkan oleh Allah untuk orang yang dikehendaki.

Dan bertakwalah kepada Allah, dan Allah pun mengajarimu
(QS. Al-Baqarah: 282)

Tiga Ciri Tasawuf

Seseorang yang menjalani tasawuf biasanya memiliki ciri-ciri khusus. Nerikut ini adalah 3 ciri orang yang melaksanakan tasawuf, yaitu:

  1. Dekat dengan kemiskinan rohani dan kebutuhan kepada Allah
  2. Kokoh dalam kedermawanan dan perhatian kepada orang lain
  3. Tidak menentang kehendak Allah dan tidak mengikuti pilihan pribadi

Itulah sekilas mengenai tasawuf yang menarik untuk diketahui. Untuk mengetahui tasawuf secara mendalam, Anda perlu memperbanyak membaca, belajar, dan diskusi. Bisa dibilang, tasawuf adalah salah satu ilmu yang perlu dipelajari bersama guru untuk menghindari kesalahpahaman pemahaman.

Share This

Share This

Share this post with your friends!