Reklame di jalan, iklan di TV, iklan di YouTube, iklan di Instagram, dan media promosi lain setiap hari menampilkan koleksi gadget terbaru. Puluhan brand smartphone berseliweran di pasar Indonesia, mulai entry level sampai versi flagship, lengkap.

Sampai kuartal 3 tahun 2022, top 5 brand smartphone yang digunakan warga Indonesia adalah Samsung, Xiaomi, Apple, Oppo, dan Vivo. Dan di setiap brand tersebut ada banyak series dan variasi. Jika dijumlahkan semua brand dan series smartphone, pasar Indonesia mempunyai ratusan pilihan.

Setiap brand smartphone mempunyai produk entry level yang sesuai namanya yaitu ditujukan ke pengguna yang baru, itulah kenapa harganya paling terjangkau dibanding series medium dan high atau flagship. Tapi walaupun namanya entry level, sejalan dengan teknologi baru, fiturnya juga otomatis disematkan. Seperti fitur kamera resolusi tinggi yang biasanya hanya di series medium atau flagship, sekarang itu sudah menjadi standar yang ada juga di smartphone entry level.

Pertanyaannya, di maraknya smartphone dengan fitur baru yang bermunculan, kapan kamu dirasa perlu untuk melakukan upgrade?

Battery Drop

Hal yang paling umum terjadi adalah baterai yang cepat habis atau ketika di-charge tidak bisa sampai penuh 100%. Indikasi performa batere yang menurun ini akibat dari umur baterai yang sudah lama dan kebiasaan buruk saat mengisi daya seperti mengisi daya semalaman ketika tidur.

Slow Performance

Yang membedakan smartphone dengan basic phone salah satunya adalah kemampuan multi-tasking alias mengerjakan banyak aktivitas aplikasi dalam satu waktu. Berkembangnya aplikasi ternyata juga membutuhkan performa spesifikasi baru pula. Smartphone keluaran tahun lama dipastikan kewalahan ketika menjalankan banyak aplikasi bersamaan, terlebih RAM atau memory dan processor-nya juga masih generasi lama.

Software Outdated

Paling terasa adalah aplikasi, karena ujung-ujungnya yang kita gunakan setiap hari adalah aplikasi. Aplikasi yang baru baru menuntut sistem operasi yang baru, dan sistem operasi yang baru umumnya membutuhkan spesifikasi minimum tertentu. Secara teknis, inilah yang membuat kenapa banyak software developer dan tech reviewer selalu meng-upgrade gadget-nya setiap ada yang baru.

Camera Quality

Kamu hobi mengabadikan momen dengan format foto atau video? Kamera smartphone jelas jadi andalan dimana saja. Mungkin kamu akan bilang “walaupun smartphone ini keluaran lama, tapi resolusinya udah besar, untuk apa melakukan upgrade?”. Jawabannya bisa iya bisa tidak. Bisa tidak karena teknologi kamera jaman sekarang sudah lebih revolusioner: adaptif dengan cahaya, stabilisasi yang lebih bagus, sensor yang lebih lengkap, jadi di atas kertas jelas lebih bagus kamera keluaran terbaru.

Out of Storage

Sudah jadi common issue, itulah kenapa smartphone keluaran terbaru banyak yang mengeluarkan versi tertinggi dengan kapasitas sampai 1TB (1 Terrabytes) atau setara 1.000GB. Hal yang tidak dijumpai di smartphone keluaran lama. Media penyimpanan yang penuh juga membatasi untuk men-download aplikasi-aplikasi baru. Sering terjadi di pengguna smartphone lama yaitu harus mengorbankan menghapus aplikasi lama untuk download aplikasi baru karena sudah penuh kapasitasnya.

Jika 5 checklist di atas adalah kondisimu saat ini, lebih baik segera pertimbangkan untuk mengganti smartphone-mu. Pastikan smartphone-mu bisa menunjang produktivitasmu.

Share This

Share This

Share this post with your friends!