Dari tahun ke tahun, Indonesia sering dihadapkan pada kejadian tidak menyenangkan yang meresahkan masyarakat yaitu terror dan peledakan bom. Pada beberapa kasus, diketahui bahwa tersangkanya melakukan teros dan peledakan bom atas dasar pemahaman agama yang terlalu dangkal dan radikal. Ada banyak sumbe belajar agama yang dapat diakses hari ini, tetapi nyatanya hal tersebut justru menjadi boomerang bagi kita yang ingin belajar agama dengan mudah. Mempelajari ilmu agama memang memerlukan cara khusus yang tidak dapat disepelekan, sebab ada banyak sumber ilmu agama yang tidak dapat dipahami secara komprehensif jika kita hanya membacanya dari satu sumber dan tidak mendengar pemaparan dari orang yang memiliki garis keilmuan yang jelas.

Kata “radikal” sendiri berasalah dari kata radix yang berarti akal, sedangkan istilah radikalisme adalah sebuah paham yang menginginkan adanya revolusi sstem sosial dan politik dan tak jarang menimbulkan konflik. Indonesia sebagai bangsa yang besar pun harus mau berhadapan pada fenomena radikalisme yang seringnya enggan memisahkan kehidupan Islam di masa lalu dan Indonesia hari ini. Sebagai Negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan kedamaian, jika ada orang atau kelompok yang mengatasnamakan kebaikan tetapi menggunakan cara yang kasar dan tidak toleran maka kita perlu berhati-hati dan mewaspadai. Dua hal tersebut merupakan bagian dari tanda adanya radikalisme yang dianut oleh orang tersebut.

Kita harus paham bahwa menjadi hal mustahil jika berharap tidak dipertemukan dengan orang atau kelompok yang memiliki paham radikal. Oleh karenanya, jika kita bertemu atau bahkan merasa resah dan terancam dengan keberadaaan suatu kelompok yang menafikkan peran Negara dan memiliki pemikiran dangkal tentang agama, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwajib agar dapat ditangani. Jika kita memilih untuk diam saja, barangkali kita memang terhindar dari mereka tetapi akan ada banyak orang yang terancam.

Pada orang yang belum lama terpapar paham radikal, biasanya mereka akan mendadak mengalami perubahan sikap. Perubahan yang nampak biasanya lebih soal hubungan mereka dengan orang lain. Umumnya mereka akan mendadak tertutup, tetapi jika ada hal yang tidak cocok dengan pemikiran mereka maka tanpa ragu mereka akan memberikan kritik paling keras.

Kompleksnya kondisi sosial yang rawan dengan paham radikal harus dipelajari bukan hanya agar kita paham, tetapi agar kita juga dapat menentukan sikap saat berhadapan dengan mereka. Ini bukan hanya tentang keamanan negara, tetapi lebih dalam lagi juga tentang tegaknya nilai-nilai agama agar tak disalahartikan.

Share This

Share This

Share this post with your friends!