Jaman sebelum teknologi belum berkembang pesat, gadget adalah barang tersier, barang mewah, bisa ditunda belinya tidak harus sekarang. Kemudian semakin masih teknologi dan semakin dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, semakin tinggi ketergantungan kita dengan teknologi, berbanding lurus juga dengan ketergantungan kita dengan gadget. Betul bukan?

Merujuk dari Digital Report wearesocial.com yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, di awal 2021 (Januari), jumlah akses internet menggunakan smartphone meningkat +22%, tablet meningkat +10%, dari laptop justru turun -27%. Ada kemungkinan shifting pengguna laptop beralihr ke tablet dan smartphone, atau memang trend penggunaan smartphone dan tablet yang naik.

Walaupun berbeda ukuran antara smartphone dan tablet, keduanya tetap di kategori yang sama yaitu perangkat mobile atau mobile device. Diurutkan dari paling banyak ke paling sedikit berdasarkan kategori penggunaa mobile device di Indonesia, berikut urutannya:

  1. Chatting
  2. Media sosial
  3. Entertainment dan video
  4. Music
  5. Game
  6. Shopping
  7. Membuka map/peta
  8. Transaksi perbankan
  9. Aplikasi kesehatan
  10. Aplikasi kencan dan pertemanan

Kategori penggunaan mobile device di atas tergambar juga dengan data 10 aplikasi yang paling banyak di-download orang Indonesia:

  1. TikTok
  2. Facebook
  3. WhatsApp
  4. Instagram
  5. Shoppe
  6. Telegram
  7. Zoom
  8. Facebook Messenger
  9. Snack Video
  10. ShareIT

Dari fenomena dan data sudah ada referensinya, sekarang untuk semakin mendekatkan dengan jawaban pilihan smartphone atau tablet tergantung dengan penggunaannya. Walaupun mayoritas aplikasi sudah banyak tersedia baik di versi smartphone dan tablet, tentu luas layar jadi poin yang signifikan. Apalagi untuk tablet sekarang yang tercatat paling besar ada di ukuran 14 inch, sudah sebesar layar laptop yang umumnya di ukuran 11 sampai 16 inch.

Untuk kamu yang lebih sering menggunakan gadget untuk aktivitas produktif seperti online meeting, menulis, membaca, akses video e-learning, tentu rekomendasi jatuh ke tablet.

Untuk kamu yang lebih dominan menggunakan gadget untuk komunikasi (telepon, chatting), fotograsi, videografi, dan suka gadget yang ringkas plus ringan, sudah jelas rekomendasi jatuh ke smartphone. Walaupun sudah mulai bermunculan juga versi hybridnya yaitu foldable smartphone alias smartphone yang bisa dilipat atau digulung. Ketika dilipat jad smartphone, ketika dibuka jadi tablet, tapi secara harga masih sangat mahal.

Pastikan sesuai kebutuhan dan menaikkan produktivitasmu. Jika gadget menjadikanmu lebih cepat dalam beraktivitas, lebih banyak menyelesaiakan pekerjaan, lebih bagus dalam membuat karya, kenapa tidak? Yang jelas, sudah tahu kan pilihannya? Smartphone atau tablet?

Share This

Share This

Share this post with your friends!