Jika kamu pengguna aplikasi soundcloud, bisa dibilang kamu sesepuh dan pastinya sudah sangat familiar dengan dunia podcast, walaupun saat itu istilah “podcast” tidak setenar sekarang. Jaman dulu, jaman media sosial belum ada nama facebook, twitter, dan instagram, format suara berisi dialog, monolog, atau apapun format audionya, lebih dikenal dengan audiobook. Sekarang, semakin menjamur aplikasi podcast, mulai yang multifungsi (radio, podcast, streaming) dan ada juga yang mengkhususkan berisi podcast saja, bahkan tidak sedikit aplikasi podcast yang sangat valuable dan layak kamu ikuti di Indonesia, made in Indonesia.
Spotify
Aplikasi rilisan 2011 ini awalnya fokus pada distribusi musik online alias streaming musik. Menyediakan paket premium yang memberikan fasilitas streaming tanpa iklan dan mendengarkan tanpa internet alias offline. Seakan tahu bahwa podcast menjadi tren, spotify justru menjadikan konten podcast sebagai gacoan, terlebih setelah pada tahun 2019 spotify mengakuisisi anchor yang notabene adalah aplikasi untuk publishing podcast dan audiobook. Kamu bisa mendapatkan aplikasi ini baik di ekosistem apple, android, windows, atau langsung mengakses dari browser.
Noice
BIsa dibilang ini adalah spotify-nya Indonesia. Bukan karena aplikasi publikasi podcast yang pertama, tapi memang menempatkan keduanya sebagai kompetitor. Bisa dilihat juga dari user interface keduanya yang typical. Satunya (spotify) hijau, satunya (noice) kuning. Tapi untuk noice agak berbeda, noice benar-benar 100 persen kontennya untuk podcast dan streaming, tidak ada konten musik seperti spotify. Dengan tagline “Streaming Pocast, Audiobook, Rdaio Online, noice seakan ingin membangun yang mengkhususkan penikmat audio.
Google Podcast
Tidak perlu membubuhkan tagline untuk brand positioning, Google juga ikut meramaikan kancah per-podcast-an dengan merilis Google Podcast pada 2018. Jelas dengan medium tambahan ini, google punya medium tambahan untuk menganalisis behavior para penggunanya yang ujungnya untuk memonetisasinya. Google podcast secara tampilan berbeda dengan aplikasi lainnya yang datang dalam mode gelap atau dark mode. Sama seperti lainnya, aplikasi ini tersedia untuk pengguna android dan apple.
Apple Podcast
Bisa jadi istilah podcast ini awalnya eksklusif untuk pengguna apple saja. Untuk yang eksis di dunia digital, pasti tahu kata “podcast” sudah lama disematkan dan menjadi sebuah fitur di aplikasi pemutar musik besutan apple yang melegenda yaitu ipod. Sampai akhirnya podcast menjadi standard baru dan masuk ke industri dengan lebih masif.
Inspigo
Mungkin aplikasi populer terakhir di artikel ini adalah aplikasi podcast yang paling asing. Jika betul, berarti kamu termasuk penikmat podcast baru-baru ini, karena aplikasi ini justru jadi pionir aplikasi podcast buatan dalam negeri. Inspigo dirilis pada 2017. Mungkin yang membuatnya kurang populer karena kontennya lebih banyak beririsan dengna topik seputar dunia kreatif, entrepeneurship, dan people development yang tidak semua generasi milenial match dengan topik-topik ini.




