Keputusan yang tepat diambil oleh Facebook untuk mengakuisisi WhatsApp pada Februari 2014 silam. Saat kemunculannya sebagai aplikasi percakapan yang gratis, WhatsApp yang biasa dikenal dengan WA berkompetisi ketat dengan aplikasi sejenis yaitu BBM alias BlackBerry Messenger. Tentu butuh waktu untuk bisa menyalip bahkan menggantikan posisi BBM yang saat itu sudah menjadi primadona mulai eksekutif, pebisnis sampai pelajar.
WA menjelma menjadi aplikasi wajib ada di setiap smartphone sekarang, apalagi setahun setelah diakuisisi Facebook, tepatnya pada Januari 2015, WhatsApp versi web resmi dirilis. Walaupun BBM di tahun 2013 sudah mengeluarkan versi Android dan iOS, tetap saja pamor WA dengan fitur lebih lengkap, multi-platform, dan dengan tampilan yang lebih fresh membuat pengguna BBM berbondong-bondong migrasi ke WA.
Berdasarkan data wearesocial.com per Februari 2022, alasan paling banyak warga Indonesia menggunakan social media adalah tetap bisa terkoneksi dengan teman dan keluarga. Jelas WA jadi juara, sudah gratis, intuitif pula, sempurna. Dan WhatsApp termasuk TOP 1 social media yang paling digunakan di Indonesia, disusul Instagram dan Facebook.
Dengan berbagai fitur yang makin canggih dan makin tergantungnya kita dengan aplikasi WhatsApp ini, tentu juga jadi sasaran empuk para pihak tidak bertanggung jawab yang suka menyadap sampai membobol akun WA kita. Yuk simak langkah mudah mengamankan akun WA kita supaya tidak diusilin lagi.
Jangan Login WhatsApp Web Sembarangan
WhatsApp web yang diakses melalui browser via whatsapp.com memang memudahkan penggunanya mengakses dimana saja selama ada browser dan internet. Bisa akses di komputer lobby hotel, warnet (warung itnernet), atau di tempat umum yang memberikan koneksi internet. Tapi jangan sampai lupa logout setelahnya. Jika tidak dan diketahui tangan usil, akun kamu bisa digunakan untuk melihat informasi percakapan pribadimu yang bisa jadi sensitif, ada akses ke akun-akunmu yang lain, atau yang paling sering berpura-pura menjadi kamu yang kemudian meminta-minta ke teman WA-mu.
Pertanyaannya, bagaimana jika sudah terlanjur, beberapa saat kemudian kamu baru ingat bahwa kamu lupa logout? Tenang, WhatsApp sudah memikirkan hal seperti itu akan mungkin terjadi. Jika terjadi seperti itu, segera buka aplikasi WhatsApp di smartphonemu, cek di Setting, di menu linked device, di situ akan muncul daftar perangkat yang terhubung ke akun WA-mu, lengkap dengan aktivitas terakhir, sistem operasi yang digunakan, dan lokasinya. Selanjutnya tinggal kamu pilih dan tekan logout, seketika akun WA-mu di komputer lobby hotel, warnet, atau tempat lainnya akan otomatis keluar.
Aktifkan 2FA
2FA alias Two Factor Authentication alias fitur tambahan dalam suatu aplikasi yang mengharuskan penggunanya melakukan langkah kedua setelah berhasil memasukkan akses ID/username dan password. Mengapa ini penting? Karena walaupun orang bisa akses akunmu, selama dia tidak mempunya akses 2FA, dia tidak akan bisa mengakses akunmu.
Agak ribet memang karena perlu ada 1 langkah tambahan, tapi demi keamanan, kenapa tidak? Aktifkan 2FA dengan masuk ke bagian Setting, lalu pilih Account, dan pilih menu Two-Step Verification, selanjutnya kamu akan dipandu untuk menambahkan 2FA.
Tambah Keamanan Finger Print atau Face ID
Kamu ingin lebih mengamankan akun WA-mu tapi dengan cara yang lebih sederhana dan tetap canggih? Kamu bisa menggunakan sensor sidik jari atua finger print khusus untuk perangkat android. Dan untuk pengguna iOS bisa mengaktifkan Face ID atau fitur pengenalan wajah untuk aplikasi bisa memperbolehkan mengaksesnya.
Aktifkan Notifikasi Keamanan
Tetap dapatkan update tentang akun WhatsAppmu, termasuk update ketika ada hal-hal yang dirasa janggal atau tidak biasa yang berdampak di keamanan akunmu. Aktifkan notifikasi keamanan supaya selalu mendapatkan kabar ketika ada keajdian janggal. Fitur ini tidak aktif sejak awal pemasangan aplikasi, pengguna harus mengaktifkan secara manual dengan cara masuk ke menu Setting, lalu ke menu Account, lanjut ke menu Security, dan aktifkan toggle “Show Security Notification on This Phone”.
Install Ulang atau Non Aktifkan WhatsApp
Jika semua langkah sudah dilakukan tapi kadang masih ada yang janggal dari akunmu, sangat disarankan untuk menghapus kemudian men-download ulang aplikasi WhatsApp. Bahkan jika memang sudah tidak merasa nyaman, kamu bisa menonaktifkan akun WhatsAppmu. Tenang, akun yang non aktif tetap bisa diaktifkan lagi
Kuncinya tetap tenang, tetap aman, dan selalu waspada dengan setiap gerak-gerik kita. Para tangan yang usil tidak melulu orang yang sangat jago di bidang IT. Tidak sedikit mereka yang tahu ada celah, celah itu bisa didapatkan ketika kita tidak terlalu perhatian dengan masalah keamanan akun kita. Sekarang kamu sudah tahu, saatnya sekarang amankan akun WA-mu!
