Menumbuhkan budaya penelitian sejak di bangku sekolah menjadi langkah krusial dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi. Semangat inilah yang melatarbelakangi Pelatihan dan Workshop Karya Tulis Ilmiah (KTI) SMAIT Al Hasanah Kota Bengkulu, yang sukses digelar pada Senin, 10 Agustus 2026.
Menghadirkan Bapak Farizal, M.Pd. sebagai narasumber utama, kegiatan ini tidak sekadar mengajarkan teknik penulisan formal. Lebih dari itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan research mindset: kemampuan mengamati, merumuskan pertanyaan, mencari data akurat, menganalisis masalah, hingga menuangkan solusi inovatif ke dalam bentuk tulisan yang bermanfaat.
Melalui workshop ini, para siswa SMAIT Al Hasanah diajarkan untuk memetakan persoalan di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun isu teknologi terkini sebagai peluang riset. Rasa ingin tahu tersebut kemudian dituntun menjadi pertanyaan penelitian (research question) yang sistematis. Dari sebuah ide, lahirlah pertanyaan. Dari pertanyaan, lahirlah penelitian. Dan dari penelitian, lahirlah karya yang memberikan solusi nyata.
Penyusunan karya tulis ilmiah menuntut siswa untuk berpikir logis, kritis, dan berbasis bukti (evidence-based). Dalam sesi materi, peserta mendapatkan panduan komprehensif mengenai konsep dasar dan jenis-jenis karya tulis ilmiah, strategi pemilihan topik riset yang aktual dan solutif, teknik perumusan masalah serta tujuan penelitian, penyusunan metodologi, teknik pengumpulan data, hingga penulisan daftar pustaka, dan strategi penyajian dan pengembangan hasil riset. Proses ini melatih siswa untuk memilah informasi valid, membedakan opini subjektif dari fakta ilmiah, serta merumuskan kesimpulan yang objektif.
Pihak sekolah berharap kegiatan KTI ini tidak berhenti sebatas acara seremonial, melainkan berlanjut menjadi proyek riset berkelanjutan yang siap diikutsertakan dalam berbagai kompetisi karya tulis ilmiah tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Selain mendulang prestasi akademik, budaya penelitian terbukti efektif membentuk karakter siswa yang tekun, teliti, objektif, dan memiliki jiwa kolaborasi yang tinggi.
Pelatihan KTI bersama Bapak Farizal, M.Pd. merupakan wujud nyata komitmen SMAIT Al Hasanah Kota Bengkulu dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap tantangan masa depan. Melalui ikhtiar ini, sekolah optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya menjadi penonton kemajuan zaman, tetapi pencipta perubahan melalui ilmu dan karya nyata.
“Dari ide menjadi karya. Dari karya menjadi inovasi. Dari inovasi lahir solusi untuk masa depan.”
KTI hari ini, prestasi esok hari!
SMAIT Al Hasanah Kota Bengkulu — Generasi Qur’ani, Berwawasan Global, dan Menguasai IPTEK.


